JAKARTA - Peningkatan jumlah kendaraan listrik di Indonesia mulai mengubah pola kebutuhan infrastruktur energi, terutama saat periode mobilitas tinggi seperti mudik Lebaran.
Menyambut arus mudik 2026, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat memastikan kesiapan jaringan pengisian daya agar perjalanan pemudik berbasis kendaraan listrik tetap lancar.
Langkah strategis yang ditempuh adalah mempercepat pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai ruas tol dan rest area strategis.
Baca JugaKemendes PDT dan Kemenpar Gandeng Desa Wisata untuk Tingkatkan Ekonomi Lokal
Percepatan ini dilakukan sebagai respons atas potensi lonjakan pengguna kendaraan listrik selama musim mudik, yang diperkirakan meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Percepatan SPKLU di Ruas Tol dan Rest Area
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik menjelang arus mudik Lebaran 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercepat pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai ruas tol dan rest area.
Manager PLN UP3 Bandung, Donna Sinatra, mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur kendaraan listrik menjadi bagian dari upaya mendukung transisi energi menuju ekonomi hijau.
“Untuk menyukseskan percepatan transisi energi menuju ekonomi hijau, salah satunya adalah percepatan pembangunan infrastruktur kendaraan listrik. Dalam perjalanannya tentu ada tantangan tetapi kami terus bertumbuh dari tahun ke tahun untuk memastikan ekosistem EV bisa bermanfaat bagi para penggunanya,” ujarnya.
Ia menambahkan, PLN khususnya di wilayah Jawa Barat berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna kendaraan listrik selama periode mudik Lebaran 2026.
Percepatan pembangunan ini difokuskan pada jalur-jalur utama yang menjadi akses favorit pemudik. Rest area dengan tingkat kunjungan tinggi menjadi prioritas agar distribusi layanan pengisian daya dapat merata dan meminimalkan antrean.
Antisipasi Lonjakan Kendaraan Listrik Saat Mudik
Dalam waktu dekat, PLN akan melakukan percepatan pembangunan SPKLU di seluruh ruas tol dan rest area strategis di Jawa Barat guna mengantisipasi lonjakan kendaraan listrik saat musim mudik.
Tren penggunaan kendaraan listrik yang terus meningkat membuat kebutuhan infrastruktur pengisian daya juga semakin besar. PLN memandang kesiapan fasilitas ini sebagai faktor penting untuk menjaga kelancaran arus mudik.
Ketersediaan SPKLU yang memadai akan membantu pengguna kendaraan listrik merencanakan perjalanan dengan lebih tenang. Pengemudi tidak perlu khawatir mencari lokasi pengisian daya karena titik-titik strategis telah dipetakan sebelumnya.
Selain memastikan jumlah unit mencukupi, PLN juga menaruh perhatian pada keandalan sistem dan waktu pengisian yang efisien. Hal ini bertujuan agar proses pengisian baterai dapat berlangsung cepat dan mendukung mobilitas yang dinamis selama periode Lebaran.
Penyediaan SPKLU Mobile untuk Kondisi Darurat
Selain itu, PLN juga menyiapkan SPKLU mobile untuk mengantisipasi pemudik yang kehabisan daya baterai di perjalanan.
“Kami akan menempatkan beberapa SPKLU mobile untuk mengantisipasi adanya pemudik yang kehabisan energi listrik secara tidak sengaja,” katanya.
SPKLU mobile akan disiagakan di titik-titik tertentu dan dapat bergerak sesuai kebutuhan. Kehadiran fasilitas ini menjadi solusi tambahan jika terjadi kondisi darurat di luar perkiraan.
Dengan adanya SPKLU mobile, pengguna kendaraan listrik memiliki opsi bantuan cepat ketika menghadapi kendala teknis di tengah perjalanan. Layanan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik untuk perjalanan jarak jauh.
Komitmen PLN Dukung Transisi Energi Nasional
Percepatan pembangunan SPKLU tidak hanya difokuskan pada kebutuhan musiman saat mudik, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang mendukung transisi energi menuju ekonomi hijau.
Infrastruktur kendaraan listrik dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun ekosistem electric vehicle (EV) yang berkelanjutan.
PLN menyadari bahwa pertumbuhan kendaraan listrik harus diimbangi dengan kesiapan sarana pengisian daya yang memadai. Oleh karena itu, pembangunan SPKLU terus dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan dari tahun ke tahun.
Komitmen ini mencerminkan peran PLN dalam mendukung kebijakan energi bersih nasional. Dengan memperluas jaringan SPKLU, perusahaan berupaya mendorong masyarakat untuk semakin percaya beralih ke kendaraan listrik sebagai pilihan transportasi masa depan.
Menjelang Lebaran 2026, kesiapan infrastruktur menjadi prioritas utama. Dengan penambahan SPKLU di berbagai titik strategis serta dukungan layanan mobile, PLN berharap pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan mudik tanpa kekhawatiran terkait ketersediaan daya.
Upaya ini sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Jawa Barat dan mendukung terciptanya mobilitas yang lebih ramah lingkungan.
Sindi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Jumlah Investor Mencapai 20 Juta Kripto Kini Menjadi Investasi Favorit
- Jumat, 13 Februari 2026
Upaya Strategis Industri Asuransi Jiwa Mencari Celah Demi Perbaiki Kinerja Finansial
- Jumat, 13 Februari 2026
Estimasi Besaran Dividen Final Saham BCA Yang Akan Segera Diputuskan Mendatang
- Jumat, 13 Februari 2026
Berita Lainnya
Mendes PDT Gandeng 15 CEO Inggris Percepat Pembangunan Desa Mandiri Teknologi
- Jumat, 13 Februari 2026
Strategi Pemerintah Dorong Swasembada Garam 2027 dan Tingkatkan Kesejahteraan Petambak
- Jumat, 13 Februari 2026
Pemerintah Pastikan Harga Pangan Terkendali Meskipun Permintaan MBG Meningkat
- Jumat, 13 Februari 2026
KKP Siapkan Pembangunan 200 Kampung Nelayan Merah Putih di Papua Tahun 2026
- Jumat, 13 Februari 2026
Harga Garam Nasional Masih Tinggi Karena Masalah Logistik dan Infrastruktur Tambak
- Jumat, 13 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
3.
4.
5.
Panduan Lengkap: Cara Cek Desil Bansos Online Terbaru dan Mudah 2026
- 13 Februari 2026












